Sabtu, 05 Juni 2010

* Beranda * Profil * Visi dan Misi * Program Kerja * Peluang Investasi * Album * Hubungi Nasir Agun Gelar Syukuran Kemena



Perkenalkan Pendampingnya, Untuk OKU Lebih Baik

Dalam rangka merayakan kemenangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pemilihan Umum Legislatif 9 April 2009 lalu, maka Sabtu (03/10) akhir pekan kemarin, Drs HM NAsir Agun MBA menggelar acara syukuran akbar. Acara yang dikemas dalam bentuk yasinan dan doa bersama ini dilangsungkan di kediaman pribadinya, di Desa Seleman Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU.

Sekitar pukul 09.00 WIB, ratusan tamu undangan yang terdiri dari tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan elemen masyarakat desa se-Kecamatan Semidang Aji hadir memadati halaman yang disediakan. Syukuran ini dilaksanakan sebagai ungkapan terima kasih Nasir Agun kepada warga Semidang Aji dan daerah Pemilihan (Dapil) 3 khususnya, karena telah membantu pada Pileg lalu, sehingga PDIP menjadi pemenang dan meraih suara terbanyak, hingga menghantarkannya duduk sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKU periode 2009 – 2014.

Makna syukurnya, dengan memotong satu ekor sapi sebagai ucapan syukur atas kemenangan Pileg 2009 dan dipercaya sebagai ketua DPRD OKU. Dan satu ekor kerbau putih, sebagai niat tulus beliau untuk maju dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) OKU 2010 mendatang. Harapan beliau, kepada seluruh masyarakat OKU untuk mendoakan niat tulus ini.


Syukuran-Seleman-2


Hal menarik disana, hadir pula Priyatno Darmadi S Sos MSi, yang digadangkan akan menjadi pendampingnya pada Pilbup nanti. Di hadapan ratusan tamu undangan yang hadir, Nasir memperkenalkan sosok pendampingnya itu. Nasir mengungkapkan, dirinya telah lama melakukan penjajakan dan pengamatan terhadap Priyatno sebelum menetapkan sosok itu sebagai pasangannya di pilkada nanti. Setidaknya ada beberapa hal yang dilakukan Nasir, yaitu menganalisa keinginan publik, pengamatan kemampuan dan kepribadian sosok, serta pendidikan dan pengalaman birokrasi. Nah, proses ini memakan waktu yang tidak singkat.

Menurut Nasir, keputusan untuk memilih Priyatno Darmadi sebagai pasangan Pilkada Kabupaten OKU 2010 mendatang bukan keputusan emosional sendiri. Ia mendapat banyak masukan dari berbagai pihak dan sejumlah rekan. Atas pertimbangan dan masukan itu, Nasir pun melangkah mantap maju bersama pilihannya, Priyatno.
Nasir juga mengatakan, selain penjajakan yang dilakukan timnya, beliau juga langsung menanyakan kepada warga bagaimana sosok Priyatno sewaktu menjadi Camat. “Saat syukuran biasa saja, pak Priyatno sering hadir dalam undangan, disana menunjukkan, beliau sudah merakyat, dia juga tidak pernah duduk manis selama menjabat Camat,” kata Nasir memuji calon pendampingnya tersebut.

Dikatakan, acara syukuran ini juga sengaja diadakan, untuk melihat bagaimana kesanggupan calon pendampingnya, kapanpun dan dimanapun. “Sengaja saya telpon tadi malam, karena saya ingin melihat tanggapan pak Pri, siap tidak dia. Ternyata walaupun saat itu pak Pri lagi di rumah sakit karena istrinya melahirkan putri ke 3-nya, beliau langsung menyatakan siap untuk diperkenalkan kepada masyarakat Semidang Aji,” tambahnya.
Di sela-sela pidatonya, Nasir menepis isu yang berkembang, kalau PDIP sebagai perahu politiknya untuk maju pada Pilbup 2010 bakal direbut lawan politiknya. Sebagai ketua DPC PDIP OKU, Nasir mengaku telah bertemu dengan ketua DPP PDIP. Dalam pertemuan tersebut, ditegaskan, bahwa calon Bupati yang akan maju dalam Pemilukada diprioritaskan kepada Ketua DPC. PDIP kata Nasir, memang partai yang terbuka. Siapa saja boleh mendaftar. Namun, sepanjang ketua DPC-nya mencalonkan diri, dialah yang menjadi prioritas.

Sementara itu, Priyatno Darmadi mengaku awalnya kaget atas ajakan ini. Namun dirinya menyambut baik ‘pinangan’ ini. Dia menyebut, ini merupakan sebuah misteri yang harus dijalani. “Ajakan ini merupakan sebuah penghargaan dan penghormatan bagi saya pribadi. Mudah-mudahan kedepan, kepemimpinan (Nasir Agun) akan menjadikan OKU lebih baik,” katanya merendah.

Walau secara pribadi dia tidak tahu alasan kenapa Nasir ‘mengajak’nya, namun demikian, dirinya mantap melangkah. Sebagai seorang birokrat yang kini sedang menjabat, dia siap menerima segala konsekwensinya. “Saya menyadari, ini semua adalah amanat yang harus saya jalankan sebaik-baiknya, untuk dapat membangun ke arah yang lebih baik lagi. Dalam situasi seperti ini, saya berharap masih ada harapan, peluang dan solusi untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” pungkasnya.

Dari sisi pandangan publik, Duet ‘Kuat’ (Koalisi Pengusaha – Birokrat) ini memenuhi kriteria. Ada unsur Ogan-Jawa, dan pengusaha-birokrat. Sembari menutup sambutannya, mereka berdua menuturkan slogan yang mereka pakai yakni, “Untuk OKU yang Lebih Baik”.

0 komentar:

 
Powered by Blogger