Jumat, 17 Juni 2011

Goa Putri dan Goa Ratu

Goa Ratu dan Goa Putri terdapat di perbukitan kapur di Pulau Nusakambangan bagian tengah. Panjang goa kurang lebih 4 km dan lebar 20 meter . Goa yang kanan kirinya masih alami karena ditumbuhi oleh pepohonan rupanya menambah kesejukan dan kenyamanan didalamnya. Dari mulut goa kedalam banyak dihiasi oleh stalaktit dan stalakmit yang masih asli dan relatif indah. Goa ini juga dihuni oleh binatang seperti kelelawar dan burung walet. Kedua goa tersebut mempunyai lorong yang mudah dilalui sampai dengan panjang 140 meter dan lebar 14 sampai 20 meter, sekitar 70 meter terdapat reruntuhan atap goa yang menunjukan pemandangan dengan latar belakang stalaktit dan stalakmit.

Goa ratu ini memang cukup menarik sebagai obyek wisata alam. Akan tetapi di balik keindahan goa tersebut ternyata menyimpan misteri, ada beberapa cerita yang berkaitan dengan goa ratu. Konon goa ratu merupakan goa tua sebagai istana atau kerajan siluman. Oleh karena merupakan kerajaan siluman, goa ini sering pula dipakai atau sebagai tempat pertemuan raja-raja siluman.

Kecuali cerita tersebut goa ini juga terdapat batu yang sering kali disebut atau bernama Ganda Mayit. Batu ini pada malam-malam tertentu seperti malam jumat kliwon berbau bangkai (mayit). Selain batu ganda mayit, dalam goa ratu terdapat pula batu yang diberi nama Selendang Mayang .

Batu Selendang Mayang bentuknya tinggi besar dengan pilar pilar di sekelilingnya. Batu ini sendiri sebenarnya merupakan stalakmit yang terbentuk ribuan tahun lalu. Batu selendang mayang tergantung dan ”angker ” persis ditikungan goa , yang salah satunya yang merupakan jalur yang tembus ke laut selatan . Pada bulan syura di malam hari tertentu yaitu malam jumat kliwon mengeluarkan cahaya. Batu Selendang Mayang pada waktu tertentu juga di kunjungi orang. Mereka yang datang mempunyai maksud-maksud khusus. Kebanyakan mereka (laki-laki atau perempuan ) adalah merasa belum mempunyai pasangan hidup. Mereka kesulitan mencari jodoh umumnya bisa dikatakan ”jejaka tua atau perawan kasep ” menurut keyakinan mereka Batu Selendang Mayang dapat memudahkan orang untuk memperoleh jodoh . supaya dapat dikabulkan, maka mereka harus memeluk batu tersebut dan sambil berkata dalam hati yang diinginkan

Dalam goa Ratu ini ada juga yang disebut Goa Merah, disebut Goa Merah karena batu yang mengelilinginya berwarna merah. Konon dalam goa yang relatip sulit dijangkau ini dulu pada jaman G 30 S/PKI di manfaatkan sebagai tempat pembantaian (ada yang menyebut sebagai lobang buaya Nusakambangan. Hal ini tentunya menambah ” angkernya ” Goa Ratu yang notabene merupakan induk dari goa-goa yang ada di Nusakambangan .

Ditambah lagi goa ini sebagai pusat kerajaan gaib sehingga hal-hal gaib sangat mungkin terjadi disini, untuk itulah ada larangan yang tidak tertulis, bahwa bagi pengunjung Pulau Nusakambangan khusus di goa ratu supaya tidak melakukan atau berbuat yang sembrono (tidak pantas ) jika berada didalamnya, tidak jauh dari lokasi goa Ratu kearah barat sekitar 2 Km ada doa putri namun goa ini sementara tidak di kunjungi wisatawan karena dinding stalakmit sangat membahayakan pengunjung.

Oleh karena goa ratu cukup dalam masuk perut bumi, maka suasana dalam goa sangat gelap bagi mereka yang akan masuk kedalam goa harus mengunakan penerangan petromak atau lampu senter.

Untuk menuju goa ini relatif sangat mudah. Untuk mereka yang mau berkunjung melalui pelabuhan Penyeberangan Lomanis atau Pelabuhan Wijayakusuma dan menuju Pelabuhan Penyeberangan Sodong dengan naik perahu atau Kapal Pengayoman. Dari Pelabuhan Sodong kemudian dengan menggunakan kendaraan pribadi atau carteran menuju obyek wisata Goa Ratu.

Minggu, 10 April 2011

CPNS Jadi Bahan Bakar Baru

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus menjadi bahan bakar baru untuk memajukan Kabupaten OKU Timur, sebab semua falilitas yang dinikmatinya berasal dari rakyat.

Demikian diungkapkan Bupati OKU Timur, H Herman Deru SH MM saat meresmikan 319 CPNS formasi Tahun 2010 dan pelantikan 196 CPNS menjadi PNS di Gedung Graha Tani Martapura, Senin (21/3).
Menurut bupati, ada tiga hal yang harus diingat CPNS yang bertugas di daerah ini, pertama jangan pernah bermimipi pindah dari OKU Timur dengan alasan apapun sampai kurun waktu lima tahun dinas terhitung setelah diangkat menjadi PNS, kedua CPNS bekerja dengan baik bukan hanya dibuktikan melalui kejujuran dan absen kehadiran saja tapi lebih bagus jika rajin dan punya insiatif berfikir brilian, ketiga CPNS harus menyusun masa depan sejak berdinas dan harus dipatrikan dalam hati bahwa PNS di Kabupaten OKU Timur adalah alat menuju kesejahtraan masyarakat.

Sabtu, 01 Januari 2011

Salat Taubat & Sujud Syukur Sambut 2011

MAKASSAR - Melepas tahun 2010 tak harus dengan hura-hura dan pesta kembang api. Hal itulah yang tampak di Baruga Anging Mammiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar dalam mengawali tahun 2011.

Di tengah dentuman suara petasan dan kembang api yang meledak di udara Kota Daeng, ratusan orang dari jajaran pemerintah Kota Makassar menggelar salat taubat dan sujud syukur tepat pukul 00.00 Sabtu (1/1/2011).

Ustadz Rahman Qoyyum memimpin sujud syukur tersebut. Pesertanya, Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin, Wakil Wali Kota Supomo Guntur dan jajaran kepala dinas dalam lingkup Kota Makassar lainnya.

Sebelumnya digelar do'a dan zikir bersama di tempat yang sama. Dalam sambutan pembukaannya, Ilham berharap di tahun 2011, Makassar tetap kondusif dan dapat berkembang lebih baik lagi. Tak lupa Ilham meminta segenap peserta untuk mendoakan agar semua program andalan Pemkot Makassar 2011 nanti dapat terealisasi dengan baik.

"Visit Makassar 2011 menjadi program andalan kita tahun depan. Semoga berjalan lancar dan sukses agar Makassar dapat lebih maju dan target Makassar Kota Dunia 2025 dapat terwujud,"ungkasnya.
(ram)

Jumat, 12 November 2010

PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH BAGI PELAMAR UMUM DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU FORMASI TAHUN 2010

Berdasarkan PP Nomor 98 Tahun 2000 jo PP Nomor 11 Tahun 2002 dan Surat Persetujuan MENPAN tanggal 21 Juli 2010 Nomor :366.F/M.PAN-RB/07/2010, dengan ini diumumkan kepada masyarakat bahwa Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu akan menerima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah Formasi Tahun 2010 dari Pelamar Umum, sebagai berikut :

NO NAMA JABATAN KODE
JENIS JABATAN KUALIFIKASI PENDIDIKAN KODE KUALIFIKASI PENDIDIKAN ALOKASI
1 2 3 4 5 6 239
I. TENAGA GURU 107
GURU TK NEGERI / PEMBINA 3
1. Guru Taman Kanak-kanak 0201 S.1 / D.II Pendidikan Guru TK 1401 / 1502 3
GURU SD NEGERI 45
1. Guru Olah Raga 0202 S.1 / D.II Pendidikan Guru Olahraga 1403 / 1504 15
2. Guru Kelas 0203 S.1 / D.II PGSD 1405 / 1506 20
3. Guru Agama Islam 0204 S.1 / D.II Pend. Guru Agama Islam 1407 / 1508 10
GURU SMP NEGERI 28
1. Guru Pendidikan Agama Islam 0205 S-1 / D.IV Pendidikan Agama Islam 1409 2
2. Guru PPKn 0206 S-1 / D.IV Pendidikan PPKn 1410 2
3. Guru Bahasa Indonesia 0207 S-1 / D.IV Pendidikan Bahasa Indonesia 1411 3
4. Guru Matematika 0208 S-1 / D.IV Pendidikan Matematika 1412 3
5. Guru IPS-Sejarah 0209 S-1 / D.IV Pendidikan Sejarah 1413 2
6. Guru IPS-Geografi 0210 S-1 / D.IV Pendidikan Geografi 1414 2
7. Guru IPS-Ekonom / Akuntansi 0211 S-1 / D.IV Pendidikan Ekonomi /
Akuntansi 1415 3
8. Guru IPA-Fisika 0212 S-1 / D.IV Pendidikan Fisika 1416 2
9. Guru IPA-Biologi 0213 S-1 / D.IV Pendidikan Biologi 1417 4
10. Guru Bahasa Inggris 0214 S-1 / D.IV Pendidikan Bahasa Inggris 1418 3
11. Guru Olah Raga 0215 S-1 / D.IV Pendidikan Olahraga 1419 2
GURU SMU NEGERI 21
1. Guru Pendidikan Agama Islam 0216 S-1 / D.IV Pendidikan Agama Islam 1409 2
2. Guru PPKn 0217 S-1 / D.IV Pendidikan PPKn 1410 3
3. Guru Matematika 0218 S-1 / D.IV Pendidikan Matematika 1412 4
4. Guru Sejarah 0219 S-1 / D.IV Pendidikan Sejarah 1413 2
5. Guru Geografi 0220 S-1 / D.IV Pendidikan Geografi 1414 2
6. Guru Fisika 0221 S-1 / D.IV Pendidikan Fisika 1416 2
7. Guru Kimia 0222 S-1 / D.IV Pendidikan Kimia 1420 2
8. Guru Bahasa Inggris 0223 S-1 / D.IV Pendidikan Bahasa Inggris 1418 3
9. Guru Bahasa Indonesia
0224 S-1 / D.IV Pendidikan Bahasa Indonesia 1411 1
GURU SMK NEGERI 10
1. Guru PPKn 0225 S-1 / D.IV Pendidikan PPKn 1410 2
2. Guru Sejarah 0226 S-1 / D.IV Pendidikan Sejarah /
Pendidikan Seni 1421 1
3. Guru Geografi 0227 S-1 / D.IV Pendidikan Geografi
Perkantoran 1422 1
4. Guru Ekonomi / Akuntansi 0228 S-1 / D.IV Pendidikan Ekonomi /
Akuntansi 1415 3
5. Guru Kimia 0229 S-1 / D.IV Pendidikan Kimia 1420 2
6. Guru Olahraga 0230 S-1 / D.IV Pendidikan Olahraga 1419 1
II. TENAGA KESEHATAN 72
1. Dokter Umum 0231 Dokter Dokter Umum 2423 5
2. Perawat 0232 S1 Keperawatan dan Sertifikasi Profesi
( Ners ) 2424 6
3. Perawat 0233 D.III Keperawatan 2525 16
4. Perawat Gigi 0234 D.III Perawat Gigi 2526 2
5. Perawat Anestesi 0235
0235 D.IV Anestesi
D.III Anetesi 2427
2528 2
2
6. Fisioterafis 0236 D.III Fisioterafis 2529 2
7. Bidan 0237 S.I / D.IV Kebidanan 2430 2
0238 D.III Kebidanan 2531 11
8. Pranata Laboratorium 0239 D.III Analis Kesehatan 2532 4
9. Nutrisionis 0240 D.III Gizi 2533 2
10. Apoteker 0241 Apoteker 2434 3
11. Assisten Apotheker 0242
0242 S.1 Farmasi
D.III Farmasi 2435
2536 3
3
12. Teknisi Transfusi Darah 0243 D.I Teknisi Transfusi Darah 2537 2
13. Penyuluh Kesehatan Masyarakat 0244 S.1 Kesehatan Masyarakat 2438 7
III. TENAGA TEKNIS 60
1. Pranata Komputer 0245 S.1 Ilmu Komputer 3439 2
0245 D.III Komputer 3540 4
2. Perancang Peraturan Perundang-undangan 0246 S.1 Hukum 3441 2
3. Analis Kepegawaian 0247
0247 S.1 Hukum
S.1 Psikologi 3441
3442 5
3
4. Pranata Humas 0248
0248 S.1 Hubungan Internasional
D.III Komunikasi 3443
3544 3
1
5. Perencana 0249 S.1 Teknik Sipil 3445 1
6. Pengawas Tata Bangunan dan Perumahan 0250 S.1 Teknik Sipil 3445 1
7. Pengawas Teknik Pengairan 0251 S.1 Teknik Sipil 3445 1
8. Pengawas Teknik Jalan Dan Jembatan 0252 S.1 Teknik Sipil 3445 1
9 Pengendali Dampak Lingkungan 0253
0253 S.1 MIPA Kimia
S.1 Teknik Kimia 3446
3447 1
2
10. Penata Laporan Keuangan 0254 S.1 Ekonomi Akuntansi 3448 4
11. Penata Manajemen Keuangan 0255 S.1 Ekonomi Manajemen 3449 5
12. Perencana 0256 S.1 Ekonomi Pembangunan 3450 2
13. Analisis Pembangunan 0257 S.1 Ekonomi Pembangunan 3450 1
14. Verifikator Keuangan 0258
0258 D.III Ekonomi Akuntansi
D.III Keuangan dan Perbankan 3551
3552 2
1
15. Inspektur Ketenaga Listrikan 0259 S.1 Teknik Elektro 3453 1
16. Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan 0260
0260 D.III Ilmu Administrasi Niaga
D.III Manajemen Industri 3554
3555 1
1
17. Pengawas Mutu Hasil Pertanian 0261 S.1 MIPA Biologi 3456 2
18. Inspektur Tambang 0262 S.1 Teknik Pertambangan / Geologi 3457 1
19. Surveyor Pemetaan 0263 S.1 Teknik Geodasi 3458 1
20. Analisis Tata Praja 0264 S.1 Ilmu Administrasi Negara 3459 1
21. Penterjemah 0265
0265 S.1 Sastra Inggris
D.III Bahasa Jepang 3460
3561 2
1
22. Medik Veteriner 0266 Dokter Hewan 3462 1
23. Penyuluh Pertanian 0267
S.1 Pertanian / Agrobisnis
(Semua Jurusan) 3463 2
24. Penyuluh Perikanan 0268
0268 S.1 Perikanan
D.III Perikanan 3464
3565 2
2




II. Persyaratan :

1. Warga Negara Indonesia ( WNI ).
2. Usia serendah-rendahnya 18 tahun dan setinggi-tingginya 35 tahun pada tanggal 1 Januari 2011.
3. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil/ Pegawai Negeri.
4. Permohonan ditulis dengan tinta hitam dan huruf balok/ cetak (Materai Rp. 6.000)
5. Fhoto copy ijazah terakhir dan transkrip nilai yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan dan disahkan/ dilegalisir.
- Untuk Universitas/ Institut, disahkan oleh Rektor/ Dekan Pembantu Dekan Bidang Akademik
- Untuk Sekolah Tinggi, disahkan oleh Direktur/ Pembantu Direktur Bidang Akademik.
- Untuk Akademi dan Politeknik, disahkan oleh Direktur/ Pembantu Direktur Bidang Akademik.
- Untuk Ijazah pendidikan dari luar negeri, dilampirkan surat penetapan pengakuan sederajat dari Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendidikan setelah dinilai lebih dahulu oleh Tim Penilai Ijazah Luar Negeri di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi atau Menteri agama/ Direktur bagi pendidikan Agama.
- Untuk ijazah Perguruan Tinggi Swasta yang belum terakreditas sebelum diberlakukan Keputusan Mendiknas Nomor : 184/V/2001 tanggal 23 Nopember 2001 harus yang sudah ditanda sahkan oleh Kopertis.
6. Pas Photo 3 x 4 cm sebanyak 4 (empat) lembar.( ditulis nama dan pendidikan ).
7. Pendafataran dilakukan melalui web site : www.cpns-sumsel.com
8. Lamaran ditujukan kepada Bupati OKU Cq. BKD Kabupaten OKU dan disampaikan melalui Kotak Pos. PO BOX 321 Baturaja 32101, dari tanggal 13 Nopember 2010 s/d tanggal 22 Nopember 2010 Cap Pos Jam 16.00 WIB.
Ujian seleksi penerimaan CPNS akan dilaksanakan pada :
- Hari/ tanggal : Minggu/ 28 November 2010.
- Waktu : 08.00 S/d Selesai.
- Tempat/ lokasi ujian : Dapat dilihat di Kantor Pos Baturaja
- Kelengkapan yang harus dibawa peserta ujian yaitu : Pena, pensil 2B, Penghapus dan Alas untuk menulis


Dikeluarkan di Baturaja
Pada tanggal 10 Nopember 2010.
BUPATI OGAN KOMERING ULU

Dto/ Cap

Drs. H. YULIUS NAWAWI













SYARAT – SYARAT KELENGKAPAN PELAMAR
CALAON PEGAWAI NEGERI SIPIL
FORMASI TAHUN 2010

A.N. :
NO. TEST :

NO NAMA BERKAS ADA TIDAK ADA
1 PERMOHONAN
2 PHOTO COPY STTB / IJAZAH DAN TRANSKIP YANG DILEGALISIR
3 PAS PHOTO HITAM PUTIH UKURAN 3 X 4 CM SEBANYAK 6 LEMBAR

BATURAJA, 2010
TIM SELEKSI KELENGKAPAN DOKUMEN CPNS,
BIDANG ..........................................





NIP.



TANDA TERIMA BERKAS CPNS FORMASI TAHUN 2010

TELAH DITERIMA 1 (SATU) BERKAS CPNS FORMASI TAHUN 2010

A.N. :
No. Test :

YANG TELAH MEMENUHI PERSYARATAN YANG DITENTUKAN.

BATURAJA, 2010
TIM SELEKSI KELENGKAPAN DOKUMEN CPNS,
BIDANG .........................................



NIP.


BATURAJA, NOPEMBER 2010

KEPADA
YTH. BUPATI OGAN KOMERING ULU
PERIHAL : LAMARAN KERJA MELALUI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH
KABUPATEN OGAN KOMERING ULU
DI
BATURAJA

SEHUBUNGAN DENGAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH TAHUN ANGGARAN 2010 DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU, UNTUK ITU SAYA :

NAMA :
TEMPAT, TANGGAL LAHIR :
KUALIFIKASI PENDIDIKAN / KODE :
JENIS JABATAN YANG DILAMAR / KODE :
ALAMAT :

MENGAJUKAN PERMOHONAN KEPADA BUPATI OGAN KOMERING ULU UNTUK MENGIKUTI UJIAN PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH TAHUN 2010. SEBAGAI BAHAN PERTIMBANGN BERSAMA INI SAYA LAMPIRKAN :

1. PHOTOCOPY IJAZAH DAN TRANSKIP NILAI YANG DILEGALISIR 1 ( Satu ) lembar.
2. PAS PHOTO HITAM PUTIH UKURAN 3X4 CM DAN MASING-MASING 3 (Tiga ) LEMBAR

DEMIKIAN PERMOHONAN SAYA, ATAS PERHATIAN DAN PERKENAN BAPAK DIUCAPKAN TERIMA KASIH.

PEMOHON



( .................................... )

Minggu, 31 Oktober 2010

Tips Memebersihkan Komponen PC (Personal Computer)

Dalam memebersihkan komponen PC (Personal computer) kita memang harus sangat hati – hati, jika kita tidak hati – hati, bisa menyebabkan penurunan performa komputer, bahkan dapat merusak komponen – komponen komputer itu sendiri. Saya pernah mempunyai pengalaman ketika membersihkan komponen Hardware di dalam cassing PC. Ketika saya membuka Cassing PC, saya melihat komponen di dalamnya di selimuti dengan debu, saya berniat membersihknannya dengan harapan Komputer saya berjalan lebih baik setelah dibersihkan.

Dimulai dengan mempreteli semua komponen, dan menghilangkan – debu – debu yang ada di atasnya, tidak ketinggalan heatsink (pendingin) Processor, yang pada saat itu terlihat sangat padat oleh debu, dan terlihat, tidak mungkin udara bisa melalui celah – celahnya, saya memisahkan heatsink (pendingn) processor dengan motherboard nya, setelah semua dibersihkan, saya mengembalikannya lagi ke posisi semula.

Pada saat pertama kali dinyalakan setelah proses pembersihan, semua berjalan normal, Windows start seperti biasa, dan saya pun menggunakannya juga seperti biasa. Tapi, setelah beberapa lama, Windows saya melakukan restart sendiri, dan itu terjadi beberapa kali, pernah, belum sampai masuk ke Windwos, dia sudah melakukan restart sendiri. Dan yang terparah, Komputer saya tidak terlihat melakukan aktivitas apa pun, CPU bekerja, tetapi tidak ada tampilan informasi apapun pada layar monitornya (blank).

Setelah di selidiki, ternyata CPU mengalami overheat (panas yang berlebihan), jadi pada waktu membersihkan heatsink processor, saya memisahkan antara heatsink, processor dan kipas. Dan saya lihat jika thermal paste nya sudah habis. Dan kesalahnnya adalah, memaksakan heatsink untuk dipasangkan kembali tanpa thermal paste yang memadai. Padahal thermal paste berfungsi untuk memperlancar arus panas dari CPU ke heatsink dan kemudian di buang ke udara.

Dengan pengalaman seperti itu, saya mempunyai sedikit tips untuk kamu jika kamu hendak membersihkan komponen hardware di dalam PC :

1. Matikan terlebih dahulu semua koneksi listrik yang mengalir di PC (mencabut semua kabel power)
2. Lepaskan semua konektor pada komponen PC (Harddisk drive, modul memory (RAM), CPU, CD/ DVD drive, Power supply dan lainnya dari motherboard.
3. Bila memungkinkan, lepas semua komponen dari dalam casis (kecuali motherboard), kemudian bersihkan semua debu yang menempel dengan kuas kecil.
4. Dalam membersihkan kipas dan heatsink CPU, perhatikan thermal paste dibagian atas CPU yang menempel dengan bagian bawah heatsink. Bila sudah habis, mutlak harus diganti dengan yang baru jika kamu tidak ingin CPU kamu mengalami overheat. Kamu bisa mendapatkan thermal paste di toko – toko komputer terdekat.
5. Dalam membuka heatsink CPU, kamu harus ekstra hati – hati karena bagian ini cukup sulit dilakukan dan dibutuhkan peralatan tambahan guna menyungkil pengait heatsink pada socket CPU. Jika kamu belum berpengalaman, jangan sekali – sekali melakukan sendiri, karena kesalahan sedikit saja bisa merusak CPU (Processor) atau motherboard. Lebih baik kamu meminta tolong pada orang yang lebih berpengalaman.
6. Pada bagian yang sulit dilepas, kamu bisa menggunakan penyedot kecil untuk membuang debu tanpa perlu melepas komponen tersebut dari motherboard.
7. Penyedot juga bisa di gunakan untuk membuang kotoran dari slot memory dan socket CPU.
8. Jangan sekali – sekali menggunakan cairan untuk proses pembersihan komponen seperti CPU, harddisk atau memory. Gunakanlah kuas kecil untuk menyapu debu yang melekat pada komponen hardware tersebut, dan gunakan penyedot untuk membersihkan bagian yang tidak dapat di jangkau oleh kuas.
9. Setelah selesai membersihkan, pasang kembali semua komponen pada motherboard dengan teliti dan jangan ada yang tertinggal, dan pasang semua koneksi termasuk power (Pada urutan terakhir).
10. Nyalakan komputer. Jika Windows start dan berjalan normal seperti biasa (tidak restart) berarti kamu telah melakukannya dengan baik. Namun jika Windows tidak bisa booting, atau PC tidak mau menyala, berarti ada komponen atau koneksi yang kurang pas. Bila kasusnya seperti ini, kembali matikan komputer putuskan hubungan listrik, teliti ulang pada semua koneksi dan komponen motherboard, setelah itu nyalakan kembali komputer.

Selamat mencoba.

Rabu, 20 Oktober 2010



METODE PENGUMPULAN DATA
Dipostkan: BERITA BARU (DANAR STONE)
A. Proses Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Tujuan yang diungkapkan dalam bentuk hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap petanyaan penelitian. Jawaban itu masih perlu diuji secara empiris, dan untuk maksud inilah dibutuhkan pengumpulan data. Data yang dikumpulkan ditentukan oleh variabel-variabel yang ada dalam hipotesis. Data itu dikumpulkan oleh sampel yang telah ditentukan sebelumnya. Sampel tersebut terdiri atas sekumpulan unit analisis sebagai sasaran penelitian.
Variabel-variabel yang diteliti terdapat pada unit analisis yang bersangkutan dalam sampel penelitian. Data yang dikumpulkan dari setiap variabel ditentukan oleh definisi operasional variabel yang bersangkutan. Definisi operasional itu menunjuk pada dua hal yang penting dalam hubungannya dengan pengumpulan data, yaitu indikator empiris dan pengukuran.
Indikator empiris menunjuk pada yang diamati dari variabel yang bersangkutan, dan pengukuran menunjuk pada kualitas yang diamati. Sehubungan dengan masalah pengukuran ini, harus disadari bahwa kita menghadapi obyek yang berbeda-beda yang mengakibatkan adanya variasi dalam pengukuran. Prof. Dr. Sutrisno Hadi, M.A. menyebutkan 5 variasi pada pengukuran, yaitu:
1. perbedaan yang terdapat dalam obyek-obyek yang dukur,
2. perbedaan situasi pada saat pengukuran dilakukan,
3. perbedaan alat pengukuran yang digunakan,
4. perbedaan penyelenggeraan atau administrasinya,
5. perbedaan pembacaan dan atau penilaian hasil pengukurannya.
Faktor-faktor tersebut perlu diperhatikan dalam melakukan pengumpulan data. Masalah validitas reliabilitas merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam masalah pengukuran ini. Alat ukur dikatakan valid apabila alat itu mengukur yang diukurnya dengan teliti. Proses pengumpulan data itu sendiri menurut Nan Lin pada umunya terdiri atas 8 tahap, sebagai berikut:

1. Tinjauan literatur dan konsultasi dengan ahli
Pengumpulan data biasanya diawali dengan mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan masalah penelitian. Informasi-informasi tersebut dapat diperoleh melalui peninjau literatur yang relevan dan konsultasi dengan para ahli. Melalui usaha-usaha ini peneliti berusaha memahami benar-benar isu penelitian, konsep, dan variable-variabel yang dipergunakan oleh peneliti lain dalam mempelajari hal yang serupa di masa lalu, dan hipotesis-hopotesis yang pernah diteliti pada waktu lalu. Perlu juga dipahami ciri-ciri orang yang menjadi responden kita dalam penelitian.
2. Mempelajari dan melakukan pendekatan terhadap kelompok masyarakat di mana data akan dikumpulkan.
Maksudnya supaya peneliti yang bersangkutan dapat diterima di dalam kelompok masyarakat itu dan memahami berbagai kebiasaan yang berlaku di dalamnya. Untuk itu perlu dikaitkan pendekatan terhadap tokoh-tokoh yang bersangkutan.
3. Membina dan memanfaatkan hubungan yang baik dengan responden dan lingkungannya.
Untuk maksud tersebut peneliti perlu mempelajari kebiasaan-kebiasaan respondennya termasuk cara mereka berpikir, cara mereka melakukan sesuatu, bahasa yang dipergunakan, waktu luang mereka, dan sebagainya.
4. Uji coba atau pilot study
Pengumpulan data didahului dengan uji coba instrumen penelitian pada sekelompok masyarakat yang merupakan bagian dari populasi yang bukan sample. Maksudnya untuk mengetahui apakah instrument tersebut cukup handal atau tidak, komunikatif, dapat dipahami, dan sebagainya.
5. Merumuskan dan menuyusun pertanyaan
Setelah hasil uji coba itu dipelajari, disusunlah instrumen penelitian dalam bentuknya yang terakhir berupa pertanyaan-pertanyaan yang relevan dengan tujuan penelitian. Pertanyaan itu harus dirumuskan sedemikian rupa sehingga ia mengandung makna yang signifikan dan substansif.

6. Mencatat dan memberi kode (recording and coding)
Melalui instrumen penelitian yang telah dipersiapkan, dilakukan pencatatan terhadap data yang dibutuhkan dari setiap responden. Informasi-informasi yang diperoleh dari pencatatan ini diberi kode guna memudahkan proses analisis.
7. Cross checking, validitas, dan reliabilitas
Tahap ini terdiri atas cross checking terhadap data yang masih diragukan kebenarannya, serta memeriksa validitas dan reliabilitasnya.
8. Pengorganisasian dan kode ulang data yang telah terkumpul supaya dapat dianalisis.

B. Metode Pengumpulan Data
Untuk mengumpulkan data dari sampel penelitian, dilakukan dengan metode tertentu sesuai dengan tujuannya. Dalam proses pengumpulan data tentu diperlukan sebuah alat atau instrumen pengumpul data. Alat pengumpul data dapat dibedakan menjadi dua yaitu pertama alat pengumpul data dengan menggunakan metode tes dan metode non tes.
1. Pengumpulan Data dengan Metode Tes
Tes merupakan suatu metode penelitian psikologis untuk memperoleh informasi tentang berbagai aspek dalam tingkah laku dan kehidupan batin seseorang, dengan menggunakan pengukuran (measurement) yang menghasilkan suatu deskripsi kuantitatif tentang aspek yang diteliti.
Keunggulan metode ini adalah lebih akurat karena tes berulang-ulang direvisi dan instrument penelitian yang objektif. Sedangkan kelemahan metode ini adalah hanya mengukur satu aspek data, memerlukan jangka waktu yang panjang karena harus dilakukan secara berulang-ulang, dan hanya mengukur keadaan siswa pada saat tes itu dilakukan. Adapun jenis-jenis tes, yaitu:
a. Tes Intelegensi
Tes kemampuan intelektual, mengukur taraf kemampuan berpikir, terutama berkaitan dengan potensi untuk mencapi taraf prestasi tertentu dalam belajar di sekolah (Mental ability Test; Intelegence Test; Academic Ability Test; Scholastic Aptitude Test). Jenis data yang dapat diambil dari tes ini adalah kemampuan intelektual atau kemampuan akademik.
b. Tes Bakat
Tes kemampuan bakat, mengukur taraf kemampuan seseorang untuk berhasil dalam bidang studi tertentu, program pendidikan vokasional tertentu atau bidang pekerjaan tertentu, lingkupnya lebih terbatas dari tes kemampuan intelektual (Test of Specific Ability; Aptitude Test ). Kemampuan khusus yang diteliti itu mencakup unsur-unsur intelegensi, hasil belajar, minat dan kepribadian yang bersama-sama memungkinkan untuk maju dan berhasil dalam suatu bidang tertentu dan mengambil manfaat dari pengalaman belajar dibidang itu.
c. Tes Minat
Tes minat, mengukur kegiatan-kegiatan macam apa paling disukai seseorang. Tes macam ini bertujuan membantu orang muda dalam memilih macam pekerjaan yang kiranya paling sesuai baginya (Test of Vocational Interest).
d. Tes Kepribadian
Tes kepribadian, mengukur ciri-ciri kepribadian yang bukan khas bersifat kognitif, seperti sifat karakter, sifat temperamen, corak kehidupan emosional, kesehatan mental, relasi-relasi social dengan orang lain, serta bidang-bidang kehidupan yang menimbulkan kesukaran dalam penyesuaian diri. Tes Proyektif, meneliti sifat-sifat kepribadian seseorangmelalui reaksi-reaksinya terhadap suatu kisah, suatu gambar atau suatu kata; angket kepribadian, meneliti berbagai ciri kepribadian seseorang dengan menganalisa jawaban-jawaban tertulis atas sejumlah pertanyaan untuk menemukan suatu pola bersikap, bermotivasi atau bereaksi emosional, yang khas untuk orang itu.
Kelemahan Tes Proyektif hanya diadministrasi oleh seorang psikolog yang berpengalaman dalam menggunakan alat itu dan ahli dalam menafsirkannya.
e. Tes Perkembangan Vokasional
Tes vokasional, mengukur taraf perkembangan orang muda dalam hal kesadaran kelak akan memangku suatu pekerjaan atau jabatan (vocation); dalam memikirkan hubungan antara memangku suatu jabatan dan cirri-ciri kepribadiannya serta tuntutan-tuntutan social-ekonomis; dan dalam menyusun serta mengimplementasikan rencana pembangunan masa depannya sendiri. Kelebihan tes semacam ini meneliti taraf kedewasaan orang muda dalam mempersiapkan diri bagi partisipasinya dalam dunia pekerjaan (career maturity).
f. Tes Hasil Belajar (Achievement Test)
Tes yang mengukur apa yang telah dipelajari pada berbagai bidang studi, jenis data yang dapat diambil menggunakan tes hasil belajar (Achievement Test) ini adalah taraf prestasi dalam belajar.
2. Pengumpulan Data dengan Metode Non Tes
Untuk melengkapi data hasil tes akan lebih akurat hasilnya bila dipadukan dengan data-data yang dihasilkan dengan menggunakan tehnik yang berbeda, berikut disajikan alat pengumpul data dalam bentuk non tes. Adapun jenis-jenis metode non tes, yaitu:
a. Observasi
Observasi diartikan pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Berikut alat dan cara melaksanakan observasi. Keunggulan metode ini adalah banyak gejala yang hanya dapat diselidiki dengan observasi, hasilnya lebih akurat dan sulit dibantah, banyak objek yang hanya bersedia diambil datanya hanya dengan observasi, misalnya terlalu sibuk dan kurang waktu untuk diwawancarai atau menisci kuesioner, kejadian yang serempak dapat diamati dan dan dicatat serempak pula dengan memperbanyak observer, dan banyak kejadian yang dipandang kecil yang tidak dapat ditangkap oleh alat pengumpul data yang lain, yang ternyata sangat menentukan hasil penelitian. Kelemahan metode ini adalah observasi tergantung pada kemampuan pengamatan dan mengingat, kelemahan-kelemahan observer dalam pencatatan, banyak kejadian dan keadaan objek yang sulit diobservasi, terutama yang menyangkut kehidupan peribadi yang sangat rahasia, dan oberservasi sering menjumpai observer yang bertingkah laku baik dan menyenangkan karena tahu bahwa ia sedang diobservasi. Banyak gejala yang hanya dapat diamati dalam kondisi lingkungan tertentu, sehingga dapat terjadi gangguan yang menyebabkan observasi tidak dapat dilakukan. Berikut ini adalah alat dan cara melaksanakan observasi, yaitu:
1. Catatan Anekdot (Anecdotal Record )
Alat untuk mencatat gejala-gejala khusus atau luar biasa menurut urutan kejadian, catatan dibuat segera setelah peristiwa terjadi. Pencatatan ini dilakukan terhadap bagaimana kejadiannya, bukan pendapat pencatat tentang kejadian tersebut.
2. Catatan Berkala (Incidental Record)
Pencatatan berkala walaupun dilakukan berurutan menurut waktu munculnya suatu gejala tetapi tidak dilakukan terus menerus, melainkan pada waktu tertentu dan terbatas pula pada jangka waktu yang telah ditetapkan untuk tiap-tiap kali pengamatan.
3. Daftar Chek (Check List )
Penataan data dilakukan dengan menggunakan sebuah daftar yang memuat nama observer dan jenis gejala yang diamati.
4. Skala Penilaian (Rating Scale)
Pencatatan data dengan alat ini dilakukan seperti chek list. Perbedaannya terletak pada kategorisasi gejala yang dicatat. Dalam rating scale tidak hanya terdapat nama objek yang diobservasi dan gejala yang akan diselidiki akan tetapi tercantum kolom-kolom yang menunjukkan tingkatan atau jenjang setiap gejal tersebut.
5. Peralatan Mekanis (Mechanical Device)
Pencatatan dengan alat ini tidak dilakukan pada saat observasi berlangsung, karena sebagian atau seluruh peristiwa direkan dengan alat elektronik sesuai dengan keperluan.
b. Angket atau kuesioner (questionnaire)
Angket atau kuesioner merupakan suatu teknik pengumpulan data secara tidak langsung (peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responden). Instrumen atau alat pengumpulan datanya juga disebut angket berisi sejumlah pertnyaan-pertanyaan yang harus dijawab atau direspon oleh responden. Responden mempunyai kebiasaan untuk memberikan jawaban atau respon sesuai dengan presepsinya. Kuesioner merupakan metode penelitian yang harus dijawab responden untuk menyatakan pandangannya terhadap suatu persoalan. Sebaiknya pertanyaan dibuat dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti dan kalimat-kalimat pendek dengan maksud yang jelas. Penggunaan kuesioner sebagai metode pengumpulan data terdapat beberapa keuntungan, diantaranya adalah pertanyaan yang akan diajukan pada responden dapat distandarkan, responden dapat menjawab kuesioner pada waktu luangnya, pertanyaan yang diajukan dapat dipikirkan terlebih dahulu sehingga jawabannya dapat dipercaya dibandingkan dengan jawaban secara lisan, serta pertanyaan yang diajukan akan lebih tepat dan seragam. Kuesioner dapat dibagi menjadi empat, yaitu:
1. Kuesioner tertutup
Setiap pertanyaan telah disertai sejumlah pilihan jawaban. Responden hanya memilih jawaban yang paling sesuai.
2. Kuesioner terbuka
Dimana tidak terdapat pilihan jawaban sehingga responden haru memformulasikan jawabannya sendiri.
3. Kuesioner kombinasi terbuka dan tertutup
Dimana pertanyaan tertutup kemudian disusul dengan pertanyaan terbuka.
4. Kuesioner semi terbuka
Pertanyaan yang jawabannya telah tersusun rapi, tetapi masih ada kemungkinan tambahan jawaban.
c. Wawancara
Wawancara informasi merupakan salah satu metode pengumpulan data untuk memperoleh data dan informasi dari siswa secara lisan. Proses wawancara dilakukan dengan cara tatap muka secara langsung dengan siswa. Selama proses wawancara petugas bimbingan mengajukan pertanyaan, meminta penjelasan dan jawaban dari pertanyaan yang diberikan dan membuat catatan mengenai hal-hal yang diungkapkan kepadanya. Secara garis besar aa dua macam pedoman wawancara, yaitu:
1. Pedoman wawasan tidak terstruktur, yaitu pedoman wawancara yang hanya memuat garis besar yang akan ditanyakan. Tentu saja kreativitas pewawancara sangat diperlukan, bahkan hasil wawancara dengan jenis pedoman ini lebih banyak tergantung dari pewawancara. Pewawancaralah sebagai pengemudi jawaban responden. Jenis interviu ini cocok untuk penilaian khusus.
2. Pedoman wawancara terstruktur, yaitu pedoman wawancara yang disusun secara terperinci sehingga menyerupai check-list. Pewawancara tinggal membubuhkan tanda (check) pada nomor yang sesuai.
Pedoman wawancara yang banyak digunakan adalah bentuk “semi structured”. Dalam hal ini maka mula-mula interviewer menanyakan serentetan pertanyaan yang sudah terstruktur, kemudian satu per satu diperdalam dalam mengorek keterangan lebih lanjut. Dengan demikian jawaban yang diperoleh bisa meliputi semua variabel, dengan keterangan yang lengkap dan mendalam.
d. Studi Dokumenter (documentary sudy)
Studi dokumenter merupakan merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis,gambar maupun elektronik. Dokumen yang telah diperoleh kemudian dianalisis (diurai), dibandingkan dan dipadukan (sintesis) membentuk satu hasil kajian yang sistematis, padu dan utuh. Jadi studi dokumenter tidak sekedar mengumpulkan dan menuliskan atau melaporkan dalam bentuk kutipan-kutipan tentang sejumlah dokumuen yang dilaporkan dalam penelitian adalah hasil analisis terhadap dokumen-dokumen tersebut.Metode dokumentasi, yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, lengger, agenda, dan sebagainya. Dibandingkan dengan metode lain, maka metode ini agak tidak begitu sulit, dalam arti apabila ada kekeliruan sumber datanya masih tetap, belum berubah. Dengan metode dokumentasi yang diamati bukan benda hidup tetapi benda mati. Dalam menggunakan metode dokumentasi ini peneliti memegang check-list untuk mencari variabel yang sudah ditentukan. Apabila terdapat/muncul variabel yang dicari, maka peneliti tinggal membubuhkan tanda check atau tally di tempat yang sesuai. Untuk mencatat hal-hal yang bersifat bebas atau belum ditentukan dalam daftar variabel peneliti dapat menggunakan kalimat bebas.
e. Otobiografi
Otobiografi merupakan karangan yang dibuat oleh siswa mengenai riwayat hidupnya sampai pada saat sekarang. Riwayat hidup itu dapat mencakup keseluruhan hidupnya dimasa lamoau atau hanya beberapa aspek kehidupannya saja. Keunggulan metode ini adalah di samping menceritakan kejadian-kejadian dimasa lalu terungkap pula pikiran dan perasaan subjektif tentang kejadian tersebut, menolong Konselor memahami kehidupan batin siswa dan membantu siswa menyadari garis besar riwayat perkembangannya sampai sekarang, berunsur subjektifitas sehingga siswa menggambarkan duniaini, dilihat dari sudut pandang sendiri (internal frame of reference). Sedangkan kelemahan metode ini adalah unsur subjektifitas juga menimbulkan kesulitan bagi interpretasi, karena siswa cenderung melebihkan-lebihkan kebaikan atau kelemahan sendiri dan menilai peranan orang lain secara berat sebelah dan memerlukan waktu yang lama,
f. Sosiometri
Sosiometri merupakan suatu metode untuk memperoleh data tentang jaringan sosial dalam suatu kelompok, yang berukuran kecil antara 10-50 orang, data diambil berdasarkan preferensi pribadi antara anggota kelompok.Keunggulan metode ini adalah mungkin kelebihan terbesar teknik sosiometri adalah teknik ini memberikan informasi obyektif mengenai fungsi-fungsi individu dalam kelompoknya, dimana informasi ini tidak dapat diperoleh dari sumber yang lain. Sedangkan kelemahan metode ini adalah perlu diketahui bahwa tes sosiometri, tidak memberikan jawaban yang pasti. Tes ini hanya bisa memberikan indikasi struktur social atau petunjuk bagi peneliti tentang individu pada periode tertentu, seluruh teori sosiometri atau postulatnya belum dites dan dikembangkan sampai pada tingkat yang tak tersangkal kebenarannya, dan siswa cenderung memilih bukan atas dasar pertimbangan dengan siapa dia akan paling berhasil dalam melakukan kegiatan (sosiogroup) melainkan atas dasar simpati dan antipati (psychogroup).

Dipostkan: BERITA BARU (DANAR STONE)

Senin, 18 Oktober 2010

Pahlawan Nasional KontraS Tantang Uji Kelayakan Soeharto


JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menantang Pemerintah untuk menguji kelayakan pemberian gelar pahlawan nasional untuk almarhum Jenderal (Purn) HM Soeharto.

Koordinator KontraS Haris Azhar mengatakan, rencana pemberian gelar pahlawan bagi Soeharto telah mengaburkan makna kepahlawanan, yang seharusnya lahir dari kepribadian pahlawan tersebut.

Haris membandingkan Soeharto dengan almarhum Abdurrachman Wahid atau Gus Dur, yang juga sama-sama pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. "Tanpa harus menjadi Presiden pun, Gus Dur sudah memberikan kontribusinya kepada masyarakat. Adapun (usulan gelar bagi) Soeharto itu karena jabatannya, bukan karena personality-nya," kata Haris dalam jumpa pers di kantor KontraS, Senin (18/10/2010) siang.

"Kalau dia (Soeharto) berbuat baik selama menjadi presiden, itu sudah sewajarnya bagi seorang presiden," tambahnya.

Haris menambahkan, jabatan presiden yang disandang Soeharto pun masih mengandung tanda tanya besar karena prosesnya dilalui dengan pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia pada 1965.

Pelanggaran itu kemudian terjadi lagi pada era Orde Baru hingga saat-saat menjelang Soeharto lengser dari RI 1. Jutaan orang yang menjadi korban pelanggaran HAM oleh Soeharto akan menolak pemberian gelar tersebut.

"Kalau Pemerintah serius ingin memberikan gelar pahlawan kepada Soeharto, KontraS menantang pemerintah untuk melakukan uji kelayakan nama Soeharto secara nasional. Saya pikir pahlawan nasional bukan dinilai oleh orang-orang di lingkungan istana saja, tapi tanyakan kepada 240 juta penduduk di Indonesia," tegas Haris.

Selasa, 05 Oktober 2010

Susno Enggan Komentari Terpilihnya Timur

Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji kembali enggan berkomentar terkait terpilihnya Timur Pradopo sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. Susno mengaku dirinya tidak bisa banyak bicara karena statusnya masih sebagai tahanan.

"Ah, janganlah tanya-tanya itu, saya ini hanya tahanan," ujar Susno, Rabu (6/10/2010), dari balik ruang tahanan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ia mengaku akan lebih terkonsentrasi pada perkara yang tengah dihadapinya. Menurut jadwal, Susno akan menyampaikan nota keberatan terkait dakwaan yang dijadikan satu dalam dua perkara yakni kasus suap PT Salma Arowana Lestara tahun 2009 dan kasus pengamanan Pilkada Jawa Barat pada tahun 2008.

Menanggapi sidang eksepsi yang akan dijalaninya, Susno hanya tersenyum dan mengatakan, "Baik saya baik, sehat walafiat jalani sidang nanti. Sudah ya, saya tidak bisa banyak bicara ini sebagai tahanan," ujarnya kepada pewarta.

Sementara itu, sejumlah simpatisan pembela Susno terus berdatangan memenuhi ruang tahanan mantan Kabareskrim tersebut. Mereka mengutarakan dukungannya kepada Susno dengan membawa spanduk-spanduk dukungan bertuliskan 'Bebaskan Susno untuk Kebenaran' dan 'Stop Rekayasa Pada Susno'.

 
Powered by Blogger